Penyebab munculnya benjolan di tubuh tentunya beragam. Apabila Anda menjumpai adanya benjolan di tubuh pastinya akan merasa khawatir. Hal itu karena banyaknya gejala kanker awalnya juga muncul adanya benjolan di tubuh. Namun sebenarnya tidak semua benjolan menjadi penyebab kanker. Terdapat beberapa benjolan yang muncul tanpa menyebabkan penyakit berbahaya. Bahkan ada juga yang dapat menghilang dengan sendirinya.

Ketahui Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh, Tidak Hanya Kanker
Ilustrasi penyebab munculnya benjolan di tubuh. Foto: Ist/Net

Inilah Beberapa Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Apabila muncul adanya benjolan di tubuh, Anda tidak perlu cemas. Namun sebaiknya juga tidak meremehkannya. Pastikan untuk segera pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih dini. Berikut ini beberapa penyebab benjolan di tubuh untuk Anda ketahui.

Nodul Tiroid

Anda tidak perlu mengkhawatirkan adanya benjolan kecil yang sedikit keras di leher, tepatnya di bagian bawah. Selama benjolan tersebut tidak menyakitkan atau berpindah ke bagian leher yang lainnya. Benjolan itu yang dinamakan dengan nodul tiroid dan umumnya jinak. Penyebab munculnya nodul tiroid belum dapat diketahui secara pasti.

Kemungkinan disebabkan oleh adanya aktivitas kelenjar tiroid. Apabila Anda mengalami beberapa gejala tiroid tambahan lainnya. Seperti halnya rasa nyeri tidak hanya pada benjolan tersebut. Sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk dapat mengobati gangguan tersebut.

Kista

Bentuk kista tampak seperti buah anggur yang teksturnya sangat lembut. Namun kista ini berupa kantung yang isinya cairan. Umumnya kista muncul pada sekitar payudara atau area genital. Penyebab munculnya benjolan di tubuh ini kemungkinan terblokirnya saluran minyak. Sehingga dapat menyebabkan munculnya kista epidermoid.

Apabila muncul benjolan pada area tersebut dan terasa sensitif. Sebaiknya kompres menggunakan air hangat dan gunakan krim antibiotik. Anda tidak perlu khawatir selama benjolan tersebut tidak menimbulkan rasa sakit. Namun apabila benjolan bertahan lebih dari sebulan, perlu untuk periksakan diri ke dokter.

Kista Ganglion

Kista ganglion merupakan jenis kista tak bergerak, kenyal dan menyakitkan. Umumnya dapat terbentuk pada bagian atas kaki, bagian atas pergelangan tangan serta punggung tangan. Biasanya memiliki ukuran sebesar kacang atau buah plum. Kemungkinan penyebab benjolan tersebut karena terjadinya cedera.

Jenis kista ini yang isinya cairan sinovial dan melumasi sendi serta tendon. Kista ganglion sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun apabila benjolan tersebut tetap bertahan untuk waktu yang lama, bahkan membatasi gerakan Anda. Sebaiknya benjolan tersebut dikeringkan atau dihapus.

Lipoma

Lipoma merupakan benjolan seperti halnya bola cincin dan dapat bergerak dengan mudah. Benjolan ini berupa timbunan lemak yang munculnya pada bagian kaki, batang dan lengan. Penyebab munculnya benjolan di tubuh ini disebabkan oleh genetik atau turunan dari keluarga.

Bahkan umumnya benjolan ini tidak berbahaya. Apabila benjolan terasa menyakitkan karena mengenai pembuluh saraf atau darah. Sebaiknya melakukan operasi ringan untuk menghilangkan benjolan tersebut.

Fibroadenoma

Fibroadenoma merupakan benjolan bulat yang sangat mudah bergerak. Umumnya terdapat di dalam jaringan payudara. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti, namun biasanya terjadi pada wanita rentang usia 20 hingga 30 tahun. Benjolan ini biasanya tidak berbahaya, namun apabila semakin besar tentu akan membuat cemas. Sehingga membutuhkan operasi ringan untuk menghapusnya.

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening biasanya terdapat di ketiak dan leher serta di selangkangan. Apabila  muncul benjolan pada area tersebut, kemungkinan karena pembengkakan kelenjar getah bening. Hal yang menjadikan penyebabnya yaitu infeksi bakteri atau virus. Pembengkakan akan menghilang selama tiga minggu, namun apabila tidak kunjung menghilang perlu diperiksakan ke dokter.

Penyebab munculnya benjolan di tubuh ada yang berbahaya dan dapat menghilang dengan sendirinya. Untuk dapat memastikannya, maka perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

Leave a comment